CARA KPR TANPA BI CHECKING

TIPS KPR TANPA BI CHECKING, CARA MUDAHNYA

Posted on
5/5 - (2 votes)

KPR tanpa BI checking berikut ini tips pembahasannya. Ramainya kasus kredit macet alias Non Performing Loan (NPL) yang terjadi dalam kehidupan warga Indonesia memunculkan dinamika tertentu. Di mana pada akhirannya beberapa orang mencari jalan keluar untuk membeli rumah, tak perlu melibatkan reputasi yang dihadapi berkaitan kredit sebelumnya.

Ya, KPR tanpa BI cheking saat ini lebih banyak dicari oleh pencari property yang mengharapkan semua proses mencicil rumah berjalan lancar meskipun tidak berurusan dengan perbankan.

Merilis situs Sikapi Uangmu OJK, BI checking atau Metode Informasi Debitur (SID) per 1 Januari 2018 telah ganti nama jadi Mekanisme Service Info Keuangan atau SLIK yang saat ini diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

SLIK sendiri sebagai sistem informasi yang pengendaliannya di bawah tanggung-jawab OJK yang mempunyai tujuan untuk melakukan pekerjaan pemantauan dan layanan informasi keuangan, yang satu diantaranya berbentuk pengadaan informasi debitur (iDeb).

SLIK memperluas lingkup iDeb yakni melingkupi instansi keuangan bank dan instansi pendanaan (finance) dan juga ke instansi keuangan non-bank yang memiliki akses data debitur dan kewajiban memberikan laporan data debitur ke Sistem Informasi Debitur (SID).

Disamping itu, SLIK digunakan untuk memberikan laporan, sarana pengadaan dana, data jaminan, dan data berkaitan lainnya dari beragam tipe instansi keuangan, masyarakat, Instansi Pengendalian Info Perkreditan (LPIP) serta pihak lainnya.

Menurut keadaan di lapangan, pihak penyedia KPR tanpa BI checking saat ini juga telah makin masif, dapat ditemui di beberapa kota besar atau beragam wilayah.

Tentu saja tujuan khusus pihak itu ialah membantu masyarakat yang ingin mencicil rumah, tetapi tidak dapat mengajukan KPR ke bank karena masuk ke daftar hitam (blacklist) BI.

Lewat artikel kali ini, kami akan mengulas beberapa hal seputar KPR tanpa BI checking, salah satunya mari simak artikel dibawah ini.

1. Tidak Melalui Bank, Kredit Rumah Tanpa BI Checking Jalan keluarnya

CARA KPR TANPA BI CHECKING

Kenyataannya, warga yang menginginkan KPR tanpa BI checking mempunyai latar belakang masuk ke daftar hitam atau blacklist BI. Walau sebenarnya, tidak selamanya orang akan berada di blacklist BI bila ingin mengusahakan langkah untuk keluar daftar itu.

Triknya sendiri dapat dilaksanakan dengan memeriksa lebih dulu rasio dan di rangking mana Anda ada. BI mengategorikan debiturnya ke 5 skala, yaitu:
skala 1 : artinya kredit lancar ( baik )
skala 2 : Kredit dalam perhatian khusus ( DPK ) / Kredit yang mutasinya tidak lancar dalam 1-2 bulan
skala 3 : Kredit tidak lancar / kredit yang mutasinya tidak lancar selama 3-6 bulan.
skala 4 : Kredit Diragukan yakni kredit tidak lancar yang sudah jatuh tempo tapi belum juga diselesaikan oleh debitur.
skala 5 : Kredit Macet atau usaha pengaktifan kembali Kredit Tidak Lancar tapi tetap gagal.

Jika lancar bayar angsuran dan selalu on time, karena itu Anda mendapatkan kategori skala pertama,

sementara untuk yang belum membayar utangnya lebih dari 270 hari masuk ke skala 5.

Bank pasti menyukai calon debitur dengan rasio 1 alias aman BI Checking, dan calon debitur berskala 2, walau dengan status BI Checking baik, masih juga dalam pemantauan karena dikhawatirkan setiap saat kredit dalam perhatian khusus ini menjadi macet.

Daftar hitam BI checking ialah calon debitur dengan rasio 3, 4, dan 5. Bank akan menolak pengajuan KPR mereka. Karena, bank tidak ingin ambil resiko bila kredit yang diberi akan bermasalah (non performing loan atau NPL).

Untuk mengetahui di mana rasio Anda berada, tentu saja Anda wajib melakukan pengajuan untuk check status.

Nach, apa dapat periksa BI checking sendiri? Pasti dapat. Anda dapat meminta informasi debitur dan memeriksa BI checking online dengan memanfaatkan website OJK. Akses ke https://customer.ojk.go.id/MinisiteDPLK/registrasi agar Anda mulai bisa mengecek data kredit Anda.

Kemudian, Anda akan memperoleh kesepakatan yang dikirim lewat e-mail dan Anda sebagai debitur dapat mengontak Whatsapp OJK-SLIK yang telah tercantum pada e-mail untuk melakukan klarifikasi data.

Sesudah proses klarifikasi itu usai barulah informasi debitur SLIK Anda akan disampaikan langsung lewat e-mail sehingga Anda tak perlu melakukan tatap muka sama sekalipun.

Walau bisa keluar dari blacklist BI, namun tetap saja warga memilih mencari KPR tanpa BI chekcing. Karena pada konsepnya, KPR tanpa BI checking memang bisa saja jalan keluar untuk beberapa orang yang kemungkinan tidak lolos BI checking atau terhalang syarat KPR bank.

Tetapi demikian, kenali resiko yang kemungkinan muncul dengan pola ini.

Ingin mempunyai rumah yang sesuai kemampuan di Jatiasih Kota Bekasi ? Periksa pilihan rumahnya pada harga dimulai dari Rp400 juta-an di sini!

Baca juga : KPR untuk Guru Honorer

2. 2 Cara KPR Tanpa BI Checking

Realita di lapangan, masih banyak warga yang menghadapi kendala dalam merealisasikan mimpi mempunyai rumah. Rintangan itu tidak lain ialah karena terjerat dalam blacklist BI, hingga mencari langkah untuk selalu dapat mewujudkan rencana mempunyai rumah.

Satu diantaranya seperti disampaikan Cerita Rumah Pak Wawan, yang terganjal permasalahan BI checking karena ditipu rekan.

Dalam ceritanya, Pak Wawan tidak gentar untuk keluar dari masalah yang dihadapinya. Dia malah mencari langkah supaya bisa keluar daftar hitam BI dengan menempuh beragam proses yang sesuai.

Bahkan juga menurut dia, masuk blacklist BI checking tidak berarti vonis bahwa kita tidak akan bisa mempunyai rumah sendiri selama-lamanya.

Tunjukkan niat bagus untuk bertanggung-jawab, hingga pihak bank terbuka untuk perundingan sepanjang kita berniat menyelesaikan permasalahannya.

Walau demikian, untuk masyarakat yang masih tetap berencana mengajukan KPR tanpa BI checking, ada dua jalan keluar tepat yang dapat digunakan.

Ialah dengan mengajukan angsuran langsung ke pengembang dan melalui KPR syariah non-bank. Bagaimana ide ke-2 nya?

1. Cicil Langsung ke Pengembang

Bisa cicil rumah langsung ke pengembang? Pasti bisa. Pada intinya langkah pembayaran pembelian rumah atau apartemen ada tiga tipe: cash keras, cash bertahap (installment), atau mungkin dengan dicicil.

Untuk pilihan pembayaran dengan mekanisme cicilan atau kredit, banyak orang biasanya akan manfaatkan program Kredit Kepemilikan Rumah atau KPR dari bank. Tetapi bila Anda ingin kredit rumah tanpa bank bisa juga.

Anda dapat langsung mencicil rumahnya langsung ke pengembang atau istilahnya kredit in-house dari developer . Maka, urusan kesepakatan jual-beli rumah hanya melibatkan dua pihak, di antara Anda sebagai konsumen dan pihak developer.

Bank benar-benar tidak turut serta di sini, konsumen hanya berhubungan dengan developer saja. Selain itu, ada juga keuntungan cicil langsung ke pengembang, salah satunya:

Tidak Pakai Down Payment(DP)

Biasanya bila tidak memakai layanan down payment, pengembang umumnya akan meminta reservasi fee dibayar sebagai tanda jadi serta kesungguhan Anda terhadap unit yang ditawarkan.

Tidak Ada Bunga

Kredit in-house atau angsuran ke pengembang bukan produk bank, berarti tidak ada pengenaan bunga di sini. Ingat, developer bukan bank, jadi dilarang mengambil bunga.

Proses Lebih Singkat

Dengan mencicil ke pengembang artinya hanya melibatkan di antara konsumen dan pengembang saja. Maknanya, proses yang perlu dilalui lebih singkat. Lain dengan bank yang prosesnya panjang hingga cukup menguras waktu.

Lebih Hemat Biaya

Bila Anda mengajukan cicilan KPR di bank Anda akan dikenai biaya provisi, biaya survey, biaya appraisal, dan lain-lain. Beda dengan cicilan langsung ke pengembang yang sama sekali tidak ada biaya macam-macam.

Periode Waktu Cicilan Dapat Dirundingkan

Anda bisa ‘menggoyang’ periode cicilan lebih panjang kembali sekalipun pihak pengembang sudah memutuskan lama periode cicilan. Tetapi ini bergantung kemahiran Anda bernegosiasi.

2. KPR Syariah Non-Bank

Lewat KPR syariah non-bank, warga dapat mengajukan KPR tanpa BI checking yang sudah dilakukan tanpa perantara bank. Hingga pihak developer langsung berhubungan dengan calon nasabah disertai akad sama sesuai syariat Islam. Merilis situs Tribunnews, keuntungan dari KPR syariah non-bank adalah konsumen dipermudahkan dengan tak perlu mengajukan berkas administrasi untuk kepentingan kredit seperti permohonan di bank pada umumnya. Ini karena calon nasabah yang bersangkutan langsung berurusan dengan pihak pengembang.
Walau begitu, KPR syariah non-bank biasanya menentukan nominal uang muka (DP) yang relatif tinggi bisa mencapai 50 % dari harga rumah. Keadaan itu sangat umum ditemui pada perumahan yang dikembangkan pengembang kecil sama seperti yang berada di Depok, Jawa Barat. Disamping itu, pada konsep syariah non-bank, periode saat yang ditetapkan relatif benar-benar pendek plus cicilan /bulan yang tinggi.

3. Tahapan KPR Tanpa BI Checking

Menurut metodenya, seperti sudah diterangkan di atas, ada dua langkah mengajukan KPR tanpa BI checking. Yaitu dengan mencicil langsung ke pengembang, atau mungkin dengan KPR syariah non-bank yang disiapkan pengembang Islami. Secara prosesnya, berikut tahapan KPR tanpa BI checking.

Mencari pengembang yang menyediakan rumah KPR tanpa BI checking lewat portal penyedia di webite
Yakinkan rumah incaran telah memenuhi legalitas yang terjamin validasinya. Ini untuk menghindar kasus perselisihan atau bodong di masa yang akan datang.
Sesudah mendapatkan rumah dengan persyaratan dan harga yang sesuai keinginan, memohon pengembang untuk mempersiapkan berkas pemesanan rumahnya.
Persiapkan beberapa dokumen khusus yaitu KTP, KK, dan NPWP atas suami-istri
Persiapkan dana dengan jumlah besar untuk DP rumahnya. Contoh harga rumah yang ingin dibeli senilai Rp300 juta, jadi minimal persiapkan uang Rp150 juta untuk uang muka dan urusan surat-surat rumahnya.
Sisa pembayaran harga rumah dapat dicicil langsung ke pengembang. Tetapi dalam masalah ini, ajak pengembang untuk bertransaksi terkait periode waktu cicilan dan nominal cicilan.

4. Resiko KPR Tanpa BI Checking

KPR tanpa BI checking tentu punyai resiko, meskipun juga ada keunggulannya tersendiri. Resiko ini terjadi karena proses cicilan rumah tidak mengikutsertakan pihak bank sama sekali. Hingga bila terjadi wanprestasi yang sudah dilakukan pengembang, jadi tidak ada jaminan yang dapat membuat perlindungan cicilan rumah yang telah dibayarkan.

1. Resiko Ditanggung Sendiri

Ada kecenderungan, proses pengerjaan dokumen kredit rumah tanpa bank juga bisa lebih cepat. Masalahnya bank umum selalu memprioritaskan asas kehati-hatian (prudential) dan BI checking, sehingga proses lebih ketat dan lama. Di lain sisi, periode cicilan (tenor) kredit rumah tanpa bank bisa lebih cepat, biasanya maksimum 5 tahun. Bandingkan dengan KPR umum yang dapat mencapai 15 tahun. Karena tenor yang lebih singkat, karenanya jumlah cicilan /bulannya otomatis lebih besar.
Namun, tidak seperti bank umum yang mendapatkan ‘izin bank’ dari Bank Indonesia, di mana dananya ditanggung pemerintah lewat Instansi Penjamin Simpanan (LPS), instansi non-bank tidak mendapatkan sarana sama. Berarti, bila konsumen memiliki masalah dengan kredit rumah, karena itu ia mesti meminta pertanggungjawaban dari lembaga tersebut.
Disamping itu, KPR di lembaga non-bank tidak bisa di-take over ke bank umum. Take over KPR cuma dapat dilaksanakan antar-bank (baik bank pemerintah atau swasta), yang tergabung dalam Perbanas di bawah koordinasi Bank Indonesia.

2. Legalitas Perlu Diragukan

Disamping itu, legalitas dalam KPR tanpa BI checking perlu diperhatikan secara matang. Kembali lagi ini terjadi karena tidak ada keterkaitan pihak perbankan sebagai penjamin. Bila beli rumah dengan bank, karena itu bank akan pastikan legalitas rumah tersebut telah aman. Karena bank sendiri pasti tidak ingin rugi atas aset yang diinvestasikannya. Ingat, saat mencicil rumah dengan bank, karenanya sertifikat rumah termasuk IMB-nya akan ditahan pihak bank sampai kredit lunas.
Dan bila membeli rumah KPR tanpa BI checking, jadi seharusnya Anda menggandeng rekanan notaris dari pihak Anda sendiri untuk memastikan keamanan legalitasnya. Janganlah sampai di masa datang terjadi kasus perselisihan atau sertifikat bodong yang bisa membawa persoalan lebih berat.

Pertanyaan yang sering diajukan :

Apakah bisa kredit rumah tanpa BI checking?

Melalui KPR syariah non-bank, masyarakat bisa mengajukan KPR tanpa BI checking yang dilakukan tanpa perantara bank. Sehingga pihak developer langsung berurusan dengan calon nasabah disertai akad sesuai syariat Islam.

Apakah BI Checking berdampak pada satu kartu keluarga?

Untuk saat ini belum, tapi di kemudian hari pasti akan ngelink dan berpengaruh, saran saya sebaiknya lunasi hutang yang ada, jika kita ada itikad baik, bisa pengajuan diskon hingga 90 %

Kenapa KPR di tolak?

Kondisi keuangan yang kurang bagus bisa menyebabkan KPR Anda ditolak oleh bank. Faktor lain yang dapat menyebabkan KPR Anda ditolak adalah usia. Jika Anda mengajukan KPR pada usia tidak produktif tentu bank akan menolak KPR anda. Pihak bank pun telah memperkirakan persyaratan usia pensiun saat cicilan KPR lunas.

Berapa lama BI checking hilang setelah pelunasan?

Butuh berapa lama untuk pembersihan skor kredit? Berdasarkan catatan, untuk pembaruan data BI Checking (SLIK) dilakukan maksimal 30 hari dari hari pelaporan penghapusan tagihan.

Berapa Lama KPR di acc bank?

Jawabannya adalah 14 hari atau 2 minggu. Hanya saja, proses KPR BTN setelah wawancara bisa memakan waktu 1 bulan jika masih ada hambatan salah satunya masih berproses di KJPP. Jadi, kamu gak perlu cemas jika kamu belum mendapat kabar dari bank BTN

Bagaimana bisa lolos KPR bank?

1. Penuhi Syarat dan Kelengkapan Dokumen. Pertama, pastikan kamu memenuhi syarat dan mempersiapkan dokumen pengajuan KPR dengan lengkap,
2. DP dalam Jumlah Besar,
3. Riwayat Kredit/BI Checking Bersih,
4. Kemampuan Bayar yang Baik.

Apakah bisa membersihkan nama di OJK?

Apabila nama kamu tercantum dalam daftar hitam SLIK OJK, secara otomatis nama kamu akan kembali bersih setelah 24 bulan setelah dinyatakan blacklist.

Apakah Pinjol mempengaruhi bila ingin kredit rumah?

KPR Ditolak Bukan Saja Karena Pinjol. Apabila kredit belum selesai dengan baik, jadi nasabah masuk dalam daftar blacklist BI akibat IDI Historis yang buruk. Akibatnya, pihak bank tentu sangat mempertimbangan untuk kelolosan pengajuan KPR nasabah karena khawatir kredit macet di masa depan.

Berapa minimal gaji untuk pengajuan KPR?

Bagi Anda yang ingin mendapatkan KPR bersubsidi maka bisa harus memiliki gaji paling banyak Rp4 juta tidak lebih untuk rumah / perumahan subsidi.

Cara cek BI checking atau SLIK OJK online

ojk.go.id/minisitedplk/registrasi. Isi formulir dan nomor antrean. Upload foto scan dokumen yang dibutuhkan yakni KTP untuk WNI dan paspor untuk WNA. Untuk badan usaha wajib melapirkan identitas pengurus, NPWP, dan akta pendirian perusahaan

Jika KPR ditolak Apakah DP hangus?

Jadi, setelah pengajuan KPR ditolak bank, DP tersebut tersebut tidak bisa hangus.

Apa bedanya rumah KPR dan subsidi?

Perbedaan paling mencolok antara kedua penawaran ini adalah dalam segi harga. Untuk rumah dengan KPR non subsidi, tentu saja harganya terpaut lebih mahal daripada yang bersubsidi. Selain itu suku bunganya pun lebih tinggi. Sedangkan untuk rumah yang disubsidi, sebagian bunga kredit dibantu oleh pemerintah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.