KPR Untuk Guru Honorer

KPR UNTUK GURU HONORER

Posted on
4.5/5 - (2 votes)

Dapatkah guru honorer mengambil KPR? Pasti dapat! Program yang di-launching beragam instansi keuangan yaitu perbankan membantu beberapa tenaga didik dengan menghadirkan produk KPR untuk para guru honorer. Sejauh ini pegawai honorer termasuk guru honorer sedikit kesulitan dalam upaya KPR perumahan.

Walaupun sebenarnya program KPR merupakan bantuan layanan likuiditas pendanaan perumahan (FLPP) atau Kontribusi Pendanaan Perumahan berbasiskan tabungan (BP2BT) yang sudah telah lama ada menjadi jalan keluar yang paling tepat.

Secara teknis, syarat KPR untuk guru honorer sama persis dengan ketentuan KPR untuk pekerja honorer. Seperti apakah persyaratan dan proses pengajuannya? Yuk Baca secara lengkap dalam artikel situs.web.id

KPR untuk Guru Honorer dan Tenaga Didik
Daftar Bank yang Memberikan Sarana Credit Multi guna dan KPR untuk Guru Honorer serta Tenaga Didik
KPR untuk Guru Honorer di Bank BRI
KPR untuk Guru Honorer di Bank BNI
KPR untuk Guru Honorer di Bank Mandiri
KPR untuk Guru Honorer di Bank BTN
Program Bataru
Syarat KPR untuk Guru Honorer dan Tenaga Didik
Langkah KPR untuk Guru Honorer dan Tenaga Didik
Ketentuan KPR untuk Guru Honorer dan Tenaga Didik

KPR Untuk Guru Honorer

1. KPR untuk Guru Honorer dan Tenaga Didik

Pada prakteknya, tipe rumah KPR untuk guru honorer yakni rumah KPR subsidi. Rumah KPR subsidi benar-benar ideal untuk masyarakat yang terkendala besarnya uang muka (DP) yang ditetapkan bank atau developer yang cukup relatif besar. Di mana dengan program FLPP, masyarakat bisa membeli rumah layak huni dengan uang muka hanya 1% bahkan juga tanpa DP.
Keunggulan lain, program ini mempunyai suku bunga KPR rendah, angsuran yang dapat dijangkau dan flat (selalu tetap) dengan periode waktu cicilan hingga 20 tahun. Tidak itu saja, masyarakat MBR yang membeli rumah subsidi dijamin bebas dari premi asuransi serta PPN. Apa lagi, ketetapan yang diberi pemerintahan untuk masyarakat yang akan membeli rumah tapak ialah berpenghasilan optimal Rp 8 juta /bulan.

Pola KPR untuk guru honorer sendiri sama seperti dengan pekerja honorer dan karyawan tidak resmi lainnya. Begitu halnya persyaratan umum dan proses pengajuannya. Tidak salah, peraturan pemerintahan yang didukung pihak perbankan dalam memberi sarana KPR untuk guru honorer memungkinkan mereka mewujudkan mimpi untuk mempunyai rumah sendiri. Ingin mempunyai rumah sendiri untuk ditempati sekaligus menjanjikan sebagai investasi? Check opsi rumah di Bekasi dengan harga di bawah Rp500 juta-an bisa di lihat di tauatan ini !

2. Daftar Bank yang memberikan Layanan Kredit Multi-fungsi dan KPR untuk Guru Honorer dan Tenaga Didik

Sekarang ini, rata-rata bank yang berani mengucurkan pinjaman KPR untuk guru honorer masih terbatas. Umumnya program ini dikeluarkan oleh bank pelat merah, seperti Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BTN. Lantas seperti apakah pola KPR atau credit rumah yang disiapkan masing-masing bank?

1. KPR untuk Guru Honorer di Bank BRI

Semenjak tahun 2018, Bank BRI aktif menyalurkan KPR untuk guru honorer. Sekarang ini ada dua produk yang dijajakan BRI yakni KPR Khusus dan Kredit Kepemilikan Property (KPP). KPR Khusus disiapkan untuk guru yang mempunyai pendapatan dasar di bawah Rp4 juta yang ingin membeli rumah bersubsidi. Pada produk ini, ada keringanan khusus karena bebas biaya provisi dan administrasi.
Dan untuk guru yang berpendapatan dasar di atas Rp4 juta, BRI menyediakan KPP untuk rumah komersial alias non-subsidi. Disamping bebas biaya provisi dan administrasi, BRI menawarkan keringanan berbentuk rate atau tingkat bunga yang khusus. Dengan demikian, beberapa guru dan tenaga didik diharap tidak kesulitan untuk mengajukan sarana kredit rumah.

2. KPR untuk Guru Honorer di Bank BNI

Dalam situs resminya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan produk BNI Griya Khusus yang dipersiapkan agar beberapa guru bisa mendapat beragam kemudahan dalam pendanaan rumah impian mereka, sehingga Program Rumah Untuk Guru yang ditargetkan pemerintahan jadi lebih cepat terlaksana.
BNI Griya Khusus memberi beragam kemudahan, yakni pembayaran uang muka mulai 0%, bunga khusus dan bebas biaya provisi dan biaya administrasi. Suku bunga yang diberi ialah dimulai dari 6,9% fixed sepanjang satu tahun sampai 7,75% fixed selama lima tahun, dengan periode waktu kredit bervariatif dimulai dari tujuh tahun sampai dengan 30 tahun.

3. KPR untuk Guru Honorer di Bank Mandiri

Sementara itu, Bank Mandiri mempunyai program KPR untuk guru dengan 5 status kepegawaian, yaitu PNS, CPNS, Honorer, Swasta Tetap, dan Swasta Kontrak. Ialah KPR Karyawan untuk guru, yang menetapkan persyaratan salah satunya ialah harus mempunyai periode kerja minimal lima tahun, upah minimal Rp5 juta, dan menjadi nasabah payroll Mandiri.
Fasilitas itu berlaku untuk guru tetap atau kontrak dan bisa diproses dengan spesifikasi pemberian limit sampai 45 kali upah. Melalui program itu, Bank Mandiri mempunyai loyalitas untuk memberi pendanaan dengan fitur terbaik untuk para tenaga pendidik di Indonesia.

4. KPR untuk Guru Honorer di Bank BTN

Bank seterusnya yang memberikan fasilitas KPR untuk guru honorer ialah Bank BTN.
Persyaratan yang diperlukan untuk para guru atau karyawan honorer untuk menikmati program itu diantaranya mempunyai KTP, mendapatkan referensi dari atasan yang berkaitan, menyertakan daftar gaji, dan lama bekerja sesuai dengan ketetapan.
Sebagai catatan, program KPR untuk guru honorer hanya berlaku untuk pembelian rumah subsidi. Tentu saja dengan mengikuti ketentuan FLPP yang diputuskan Kementerian PUPR. Adapun bila guru honorer tertarik menggunakan pola BP2BT, BTN menjanjikan potongan harga provisi dan administrasi, selainnya fitur seperti suku bunga tetap yang lebih panjang selama sepuluh tahun.

Belum lama ini juga dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) menggandeng Bank Tabungan Negara ( BTN ) untuk memfasilitasi para pegawai honorer yang bekerja di instansi pemerintah tersebut untuk memiliki rumah bersubsidi.

5. Program Bataru

Khusus untuk guru honorer yang tinggal di Provinsi Jawa Barat, ada program khusus karya Pemerintah provinsi setempat namanya Bataru atau Bakti Kepadamu Guru. Program ini sebagai wujud perhatian Gubernur Jawa Barat M. RIDWAN KAMIL pada kesejahteraan beberapa penyelenggara pendidikan dengan sarana Kredit Pemilikan Rumah yang gampang serta murah.
Untuk mengajukannya, beberapa guru honorer dapat mendaftarkan lewat cara online dengan mengisi formulir yang disertakan pada situs resmi Bataru. Berkaitan dengan cicilan rumahnya, Bataru mengikuti ketentuan pemerintahan untuk angsuran rumah subsidi minimum Rp900 ribu /bulan. Persyaratan mengajukan KPR Bataru yakni seperti berikut:
-Seluruh tenaga kependidikan termasuk Guru, Tenaga Administrasi, Penjaga Sekolah, dan lain-lain yang belum mempunyai rumah
-Mempunyai pendapatan individu atau join penghasilan pasangan minimum Rp3 juta dan maksimum Rp8 juta
-Mengisi formulir data diri selengkapnya, setelah berhasil lolos penyeleksian awalnya akan dihubungi untuk mengisi formulir selanjutnya.

Baca juga : Cicilan KPR Tanpa Bi Checking

3. Syarat KPR untuk Guru Honorer dan Tenaga Didik

Rinci membahas persyaratan pengajuan KPR untuk guru honorer, kriteria khusus yang harus dipenuhi ialah calon nasabah belum mempunyai rumah. Alias rumah yang hendak dibeli ialah rumah pertama. Karena bila terbukti melanggar aturan ini, maka proses KPR langsung dianggap gagal. Oleh karena itu, persiapkan dan patuhi persyaratan yang diberikan dengan sebaik-baiknya.
Berikut beberapa persyaratan KPR untuk guru honorer dan tenaga didik.
-Guru honorer dan tenaga didik sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisli di Tanah Air
-Telah berumur 21 tahun atau menikah
-Belum mempunyai rumah dan tidak pernah menerima bantuan pemerintahan untuk kepemilikan rumah
-Penghasilan maksimal Rp 8 juta untuk rumah tapak dan susun
-Memiliki periode kerja atau usaha minimum satu tahun
-Mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Pernyataan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) orang individu sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

4. Cara KPR untuk Guru Honorer dan Tenaga Didik

Program KPR untuk guru honorer diinisiasi sejalan dengan instruksi Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 mengenai Guru dan Dosen. Di mana didalamnya tertera jika guru memiliki hak memperoleh pendapatan di atas kebutuhan hidup minimal dan jaminan kesejahteraan sosial. Salah satunya hadirnya pemerintah dalam merealisasikan jaminan kesejahteraan sosial dimaksud ialah mengupayakan rumah untuk guru.
Oleh karena itu, proses pengajuan KPR untuk guru honorer dan tenaga didik relatif sama dengan KPR untuk karyawan tetap. Dibutuhkan beberapa dokumen antara lain:
-Fotokopi KTP Pemohon
-Fotokopi KTP Suami atau Istri
-Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
-Fotokopi Surat Nikah atau Cerai
-Fotokopi NPWP Individu
-Slip Gaji Asli atau Surat Keterangan Pendapatan, minimum 1 bulan akhir.
-Fotokopi Rekening Koran
-Surat Referensi Perusahaan
-Akta pisah harta Notariil

Jika semua syarat telah lengkap, karena itu beberapa guru honorer dan tenaga didik dapat bertandang ke bank yang punyai program KPR untuk guru honorer. Biasanya bank butuh waktu sampai 2 bulan untuk lakukan kesepakatan pengajuan KPR. Dalam waktu itu, faksi bank sebagai pemberi KPR akan lakukan proses survey pada beberapa faksi yang berbeda. Proses survey itu akan mengecek semua kegiatan keuangan pada Bank Indonesia untuk ketahui apa calon nasabahnya tercatat dalam suatu blacklist BI.

5. Ketentuan KPR untuk Guru Honorer dan Tenaga Didik

Telah hal wajar jika pekerja honorer sulit mengakses beragam pembiayaan ke perbankan. Jangankan untuk pengajuan kredit rumah, untuk kredit konsumtif juga terbilang cukup susah. Akhirnya, lembaga pendanaan non-bank menjadi sasaran khusus kelompok pekerja ini. Kenyataannya, beberapa leasing atau multifinance sanggup menampung keperluan kredit untuk guru honorer dan tenaga didik.
Walau sebenarnya kedudukan guru yang paling mulia telah sepantasnya mendapatkan perhatian khusus dari pemerintahan. Oleh karena itu, searah dengan beberapa peraturan yang dikeluarkan pemerintahan pusat atau daerah, program KPR subsidi FLPP dan Kontribusi Pendanaan Perumahan Berbasiskan Tabungan (BP2BT) dikatakan sebagai jalan keluar paling efektif dalam menolong beberapa guru honorer untuk mempunyai rumah sendiri.
Pada dasarnya, ketentuan KPR untuk guru honorer dan tenaga didik mengharuskan persyaratan jika rumah yang dibeli harus rumah pertama. Disamping itu, pendapatan yang didapat setiap bulannya pun tidak melewati tingkat batasan Rp8 juta /bulan. Ini sesuai ketentuan KPR bantuan terkini yang tidak membolehkan warga dengan upah di atas Rp8 juta /bulan untuk mengakses rumah subsidi. Di mana awalnya batasan upah untuk membeli rumah bantuan ialah Rp 4 juta.

 

#KPR #Guru Honorer

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.