Kumpulan Permainan Outbound Untuk Anak-Anak Paling Seru

Permainan outbound sebagai salah satunya hal yang paling disukai oleh anak-anak. Karena sedang dalam periode perkembangan, umumnya anak habiskan waktunya cuma untuk bermain. Baik itu bermain sendiri atau secara bergerombol.

Tetapi, yang terbagus ialah bila anak-anak dapat bermain secara bergerombol. Ini dapat membuat tumbuh berkembang anak jadi lebih baik. Salah satunya permainan yang dapat dilaksanakan secara bergerombol dan dapat membuat kerja sama dan komunikasi yang bagus ialah permainan outbound anak.

Selainnya banyak memiliki faedah outbound bisa juga tingkatkan kepandaian anak. Nach, berikut sejumlah pembahasan berkenaan permainan outbound anakyang dapat dilaksanakan di luar atau dalam ruangan.

Permainan Outbound Untuk Anak

ilustrasi
Permainan Outbound Anak

Disclaimer : tidak seluruhnya permainan outbound anak di bawah ini pas untuk anak paud atau anak tk

1. Pegang Jemari

Cara permainan :

– Trainner memberi perintah peserta agar berdiri dan berbaris membuat lingkaran besar.

– Jika trainner meginstruksikan “satu”, karena itu tangan kanan beberapa peserta harus memegang Jemari telunjuk tangan kiri mereka.

– Jika trainner memberi perintah “dua”, tangan kanan beberapa peserta memegang jemari telunjuk tangan kiri rekanan selain kanannya.

– Jika trainner memberi perintah “tiga”, karena itu tangan kanan beberapa peserta memegang jemari telunjuk tangan kiri rekanan selain kirinya.

Peserta yang keliru jalankan perintah akan dijatuhkan sebuah hukuman.

2. Seven Woow

Cara permainan :

– Peserta disuruh membuat suatu lingkaran besar, dan trainner ada di tengah lingkaran.

– Trainer mengintruksikan peserta untuk berhitung, diawali dari angka satu dan sebagainya.

– Yang dapat giliran angka tujuh, kelipatan tujuh atau yang mempunyai jalinan dengan angka tujuh (contoh 7,14,17,21,27,28 dst…) karenanya mereka harus teriak “woow” dengan keras.

– Peserta yang salah pasti memperoleh sebuah hukuman.

3. People to people

Baca Juga : Lomba 17 Agustusan Untuk Anak-Anak Lucu dan Unik

Cara permainan :

– Peserta membuat lingkaran besar.

– Trainner memberi perintah agar peserta menghadap ke kanan, seterusnya jalan memutar sekaligus menyanyi.

– Saat trainer berteriak “people to people”, peserta harus mencari satu pasangan (berdompol dua-dua).

– Tidak cuma berpasangan orang tetapi setiap pasangan harus sama memegang telinga kanan pasangannya, lutut mereka ditempelkan dan tangan kiri bersalaman.

– Setiap trainner teriak “people to people” pasangan harus mencari pasangan yang baru dengan keadaan yang sama.

4. Samurai [/H3]

Cara permainan :

– Peserta berdiri melingkar dan berpembawaan seperti samurai yang memegang pedangnya.

– Perintah trainner jika “musuh dari muka” karenanya peserta satu langkah ke depan sekaligus menusukkan pedangnya, “musuh berdi belakang” peserta balik badan sekaligus menusukkan pedangnya, “musuh di kanan/kiri” peserta menghadap ke kanan/kiri sekaligus menhujamkan pedangnya.

– Permainan akan hebat, karena akan ada kesalahan karena ketidaksesuaian pengetahuan di antara kanan/kiri depan/belakang.

– Lebih kembali bila mata peserta ditutup/ sekalian pejamkan mata.

5. Bebek, gajah, tukang gading dan tukang daging

Cara permainan :

– Peserta jalan melingkar memutari pusat lingkaran sekaligus menyanyi.

– Seterusnya trainner menerangkan “tiga” karenanya peserta harus berdompol yang terdiri dari tiga orang.

– Dari tiga orang itu tentukan dua orang untuk berdiri dan bergandengan jadi gajah dan seorang jadi bebek dengan status jongkok dari muka gajah.

– Saat trainner sampaikan “tukang daging” sang bebek harus lari mencari gajah lain. Sementara gajah diam berdiri saja.

– Saat trainner sampaikan “tukang gading” sang gajah (dua orang) secepatnya cari bebek. Sementara bebek diam dalam status jongkok.

– Saat trainner sampaikan “longsor”, semua harus lari secepatnya cari pasangan lain sampai formasi barisan awalnya berbeda, jangan memiliki pasangan yang serupa.

– Saat trainner sampaikan “nyosor” karenanya gajah harus menggendong bebek. Ini dapat dikerjakan dapat tidak, biasanya sisi ini dikerjakan diakhir permainan agar keadaan lebih meriah, tergantung improvisasi trainner.

– Agar lebih luar biasa trainner ikut menjadi peserta sampai jumlah peserta ganjil, sampai pasti ada peserta yang tidak memperoleh pasangan. Yang tidak memperoleh pasangan dijatuhkan hukuman.

6. Mesin Manusia

Cara permainan :

– Peserta digolongkan jadi 8-10 orang.

– Setiap barisan diputuskan ketua kelompoknya.

– Trainner mengintruksikan agar setiap barisan melalui ketua kelompoknya membuat suatu mesin dan memperagakannya. Contoh pesewat, kapal, kereta api dan lain-lain.

– Trainner memandang barisan siapa yang terbaik.

7. Opposite

Cara permainan :

– Peserta dikelompokan jadi 8-10 orang.

– Seterusnya diinstruksi untuk membikin barisan beberapa dua baris pada setiap barisan . Maka misalnya ada 5 barisan karenanya barisan jadi 10 baris.

– Seterusnya peserta memegang pundak rekanan di depannya. Peserta yang paling depan sendiri mengusung ke-2 tangannya ke depan seperti vampire.

– Saat trainner mengintruksikan “maju/mundur/kanan/kiri” karena itu setiap baris harus mengikuti perintahnya yaitu loncat ke depan/belakang/kanan /kiri.

– Jika trainner menambah akhiran “coy”, peserta harus bergerak mengikuti lawan katanya. Misalnya “mundur coy” karenanya peserta harus maju, atau “kiri coy” karenanya peserta harus loncat ke kanan.

– Jika trainner menambah akhiran “cing”, peserta harus diam/tidak bergerak. Misalnya “maju cing” karenanya peserta diam saja tidak ke arah kemana-mana.

8. Bom Atom

Alat :

– Tali

– Bola plastik kecil

– Triplek yang sudah dibikin jadi lingkaran

Cara permainan :

– Peserta membuat barisan berisi 8-10 orang, seterusnya setiap barisan diberi perlengkapan.

– Setiap barisan beradu cepat ke garis finish dengan syarat bola tidak boleh jatuh. Bila jatuh, peserta harus mengulang-ulang dari garis start.

9. Konseptor, mediator dan eksekutor eksekusi

Alat :

– Mainan lego

– Tali ravia

Cara permainan :

– Panitia/trainner menyiapkan tali ravia untuk jadi garis pembatas pada lapangan dengan bentuk seperti gambar berikut :

– Peserta berdompol 8-10 orang. Dari setiap barisan dibagi menjadi lagi 3 sub barisan. 1 jadi konseptor, 2 mediator dan 3 eksekutor eksekusi.

– Konseptor tidak boleh jalan ke mediator, tapi mediator yang dapat dekati konseptor. Artinya, konseptor diam pada tempat saja.

– Eksekutor eksekusi hanya dapat dekati mediator dan tidak boleh ke konseptor.

– Seterusnya trainner membuat sesuatu dengan lego. Konseptor melihat dengan jeli dan ingat bentuk lego itu terhitung beberapa berwarna yang seterusnya disebutkan ke mediator.Ingat hanya melalui komunikasi verbal saja informasi itu disebutkan ke mediator.

– Seterusnya mediator berikan informasi yang didapat dari konseptor ke eksekutor eksekusi.

– Eksekutor eksekusi imembentuk lego sama sesuai informasi dari mediator.

– Pemenangnya adalah barisan yang bisa membuat lego sama sama dengan yang disebutkan trainner baru saja.

10. Estafet tepung

Alat dan bahan :

– Mangkok plastik kecil

– Ember

– Tepung terigu

Cara permainan :

– Peserta berdompol 8-10 orang.

– Setiap orang dipisah satu mangkok kecil.

– Seterusnya berbaris memanjang ke belakang.

– Setiap barisan harus berkompetisi secara estafet mengubah tepung yang sudah disiapkan dari muka ke ember yang berdi belakang dengan syarat mangkok harus melalui atas kepala dan peserta tidak boleh menyaksikan ke belakang.

– Kompetisi dibatasi hanya dua menit.

– Barisan dengan tepung paling banyak yang menang.

11. Benang Kusut

Alat :

– Tali beberapa peserta

Cara permainan :

– Setiap barisan dipisah tali pada masing-masing anggotanya.

– Seterusnya trainner meminta kembali tali itu dan digabungkan menjadi satu.

– Trainner memegang bagian tengah tali-tali baru saja.

– Masing-masing peserta diinstruksikan untuk memegang segi ujung atas dan bawah tali yang digenggam pelatih baru saja.

– Setelah semua memegang tali masing-masing, pelatih melepaskan genggamannya.

– Secara otomatis tali akan kusut. Karenanya setiap barisan berkompetisi untuk mengurai tali yang kusut itu tidak perlu melepaskan tali yang dipegang.

– Yang paling cepat terurai, karena itulah yang menang.

Catatan : Permainan ini juga bisa dikerjakan tanpa tali.

Cara permainan :

– Setiap barisan melingkar seterusnya bergandengan tangan dengan silangkan kedua tangannya.

– Seterusnya masing-masing barisan usaha mengurai status agar tangan tidak sama bersilangan tanpa melepas posisi

Itulah beberapa info Kumpulan Permainan Outbound Untuk Anak-Anak Paling Seru yang bisa kalian praktekan dilingkungan sekitar kalian, apabila ada info lain berkaitan dengan permainan outbound lainnya, silahkan infokan di kolom komentar ya gaesss….agar yang lainpun dapat mendapatkan informasinya yang bermanfaat, terimakasih  !!!!

salam hangat kami situs.web.id

Leave a comment